belidiamond.my.id - Menjadi pemain profesional Mobile Legends kini bukan hanya soal tampil di panggung besar dan mengangkat trofi. Hadiah turnamen internasional membuat sejumlah atlet mampu mengumpulkan pendapatan hingga miliaran rupiah.
Saat membahas pemain esports Mobile Legends terkaya, saya perlu menegaskan bahwa angka dalam artikel ini berasal dari hadiah turnamen. Gaji tim, bonus organisasi, sponsor, streaming, bisnis pribadi, dan kontrak sebagai brand ambassador tidak ikut dihitung.
Daftar lengkap berikut mengacu pada leaderboard hadiah MLBB yang dipublikasikan pada April 2026. Sementara itu, pembaruan lima besar pada Juli 2026 saya sertakan dalam bagian terpisah karena MSC 2026 masih berjalan dan dapat kembali mengubah urutan. Basis data Esports Earnings yang menjadi rujukan daftar lengkap mencatat hasil turnamen sampai 2 Agustus 2025.
Perhitungan rupiah menggunakan kurs editorial US$1 = Rp17.879.
Daftar 10 Atlet Mobile Legends Terkaya di Turnamen
Nominal tersebut memperlihatkan dominasi Filipina dengan tujuh pemain, sedangkan tiga posisi lainnya ditempati atlet Malaysia.
1. KarlTzy

Karl Gabriel “KarlTzy” Nepomuceno memimpin daftar berkat keberhasilannya tampil konsisten di berbagai era kompetitif MLBB.
Jungler asal Filipina tersebut dikenal sebagai pemain pertama yang berhasil mengangkat dua trofi M-Series bersama dua organisasi berbeda. Ia menjuarai M2 bersama Bren Esports, kemudian memenangkan M4 bersama ECHO.
Leaderboard lengkap mencatat pendapatannya sebesar US$376.284 atau sekitar Rp6,73 miliar. Pembaruan terbaru bahkan menunjukkan jumlah tersebut sudah meningkat jauh setelah sejumlah turnamen besar berikutnya.
2. OHEB

Kiel Calvin “OHEB” Soriano dikenal sebagai Gold Laner dengan kemampuan positioning dan team fight yang kuat.
Pencapaian terbesarnya datang ketika Blacklist International menjuarai M3 World Championship. Ia juga pernah mendapatkan gelar Finals MVP berkat performanya selama pertandingan puncak.
Total hadiah yang tercatat dalam leaderboard lengkap mencapai US$357.030 atau sekitar Rp6,38 miliar. Dalam pembaruan Juli 2026, jumlahnya telah mendekati US$400 ribu.
3. Sekys
Muhammad Haqqullah “Sekys” menjadi salah satu simbol meningkatnya kekuatan Mobile Legends Malaysia.
Namanya melejit setelah membantu Selangor Red Giants memenangkan MSC 2024. Hadiah besar dari turnamen tersebut langsung mendorong Sekys masuk ke jajaran pemain dengan pendapatan turnamen tertinggi.
Data lengkap mencatat hadiah kariernya sebesar US$338.516 atau sekitar Rp6,05 miliar. Pada pembaruan Juli 2026, ia bahkan sudah naik ke peringkat kedua.
4. Jaypee

Jaypee Dela Cruz merupakan roamer Filipina yang dikenal melalui keberhasilannya bersama ECHO dan Team Liquid PH.
Ia menjadi bagian dari skuad yang menjuarai M4 World Championship. Peran roamer memang jarang menghasilkan statistik kill paling mencolok, tetapi keputusan membuka map dan memulai team fight memiliki nilai besar dalam perjalanan sebuah tim.
Pendapatan turnamen Jaypee pada leaderboard lengkap mencapai US$330.147 atau sekitar Rp5,90 miliar.
5. Sanford

Sanford Marin Vinuya menjadi salah satu EXP Laner generasi baru Filipina yang paling sukses.
Ia membantu ECHO menjuarai M4 dan terus mengumpulkan hadiah dari kompetisi regional maupun internasional. Gaya bermain agresif dan hero pool yang luas membuatnya mampu bertahan dalam perubahan meta.
Total pendapatan turnamennya tercatat sebesar US$327.918 atau sekitar Rp5,86 miliar dalam leaderboard lengkap.
Pembaca yang ingin mengikuti perkembangan turnamen internasional terbaru dapat melihat jadwal, format, peserta, serta hadiah MSC Mobile Legends 2026 di Beli Diamond.
6. Sanji

Alston “Sanji” Pabico dikenal sebagai Mid Laner yang menjadi bagian penting dari keberhasilan ECHO.
Hadiah terbesarnya berasal dari gelar MSC 2025 senilai US$200.000 untuk pembagian individual yang dicatat agregator, disusul gelar M4 World Championship dan sejumlah turnamen MPL Filipina. Total pendapatannya mencapai US$324.231 atau sekitar Rp5,80 miliar.
Jumlah ini menunjukkan bahwa memenangkan satu turnamen dengan prize pool besar dapat langsung mengubah posisi pemain dalam ranking global.
7. Yums

Muhammad Qayyum “Yums” merupakan roamer sekaligus pemimpin permainan asal Malaysia.
Ia menjadi bagian penting dari perkembangan Selangor Red Giants sebagai kekuatan internasional. Total hadiah turnamennya tercatat sebesar US$314.482 atau sekitar Rp5,62 miliar.
Sebagai roamer, kontribusinya tidak selalu terlihat dalam jumlah eliminasi. Namun, shot-calling dan kontrol map membuat pemain seperti Yums memiliki nilai strategis tinggi.
8. FlapTzy

David “FlapTzy” Canon memiliki perjalanan panjang bersama Bren Esports dan Team Falcons PH.
Ia menjadi bagian dari dua generasi juara dunia, yakni saat Bren memenangkan M2 dan ketika AP.Bren mengangkat trofi M5. FlapTzy juga memperoleh hadiah besar setelah menjadi runner-up MSC 2024.
Total hadiah kariernya tercatat sebesar US$310.294 atau sekitar Rp5,55 miliar dari 21 turnamen.
9. Stormie

Hazziq Danish “Stormie” menjadi pemain Malaysia berikutnya yang masuk daftar.
Kontributor terbesar terhadap pendapatannya berasal dari keberhasilan menjuarai MSC 2024 bersama Selangor Red Giants. Ia juga mendapatkan hadiah besar setelah timnya finis sebagai runner-up MSC 2025.
Stormie telah mengumpulkan sekitar US$297.412 atau setara Rp5,32 miliar dari hadiah turnamen.
10. Pheww

Angelo Kyle “Pheww” Arcangel merupakan salah satu veteran tersukses dalam sejarah kompetitif MLBB Filipina.
Ia memenangkan M2 dan M5 bersama organisasi Bren, ditambah Games of the Future 2024, kompetisi MPL, dan berbagai turnamen internasional lainnya.
Total hadiah turnamennya mencapai US$295.211 atau sekitar Rp5,28 miliar dari 24 kompetisi.
Ranking Lima Besar Berubah pada Juli 2026
Peringkat di atas berasal dari leaderboard lengkap yang dapat diaudit. Namun, pembaruan berbasis data Liquipedia yang diberitakan pada 26 Juli 2026 menunjukkan perubahan besar dalam lima besar.
Berikut pembaruan tersebut:
KarlTzy masih memimpin, tetapi Sekys dan Sanford berhasil melewati OHEB serta Jaypee. Data ini belum memasukkan pembagian akhir hadiah MSC 2026 karena turnamennya baru berakhir pada 1 Agustus 2026.
Jadi, ranking pemain terkaya bisa kembali berubah setelah hadiah kompetisi tersebut dibagikan. Leaderboard esports memang lebih cepat berubah daripada draft setelah hero andalan terkena ban.
Mengapa Tidak Ada Pemain Indonesia di Top 10?
Daftar lengkap terbaru tidak menempatkan pemain berkewarganegaraan Indonesia dalam sepuluh besar.
Hal ini bukan berarti pemain Indonesia tidak kompetitif. Masalah utamanya berada pada hasil turnamen internasional dengan prize pool besar. Pemain Filipina dan Malaysia memperoleh lonjakan pendapatan setelah menjuarai M-Series maupun MSC.
Sejumlah pemain yang membela organisasi Indonesia tetap berada di papan atas. Namun, kewarganegaraan pemain dan negara tempat organisasinya berkompetisi merupakan dua hal berbeda.
Kesimpulan
Daftar pemain esports Mobile Legends terkaya didominasi atlet Filipina dan Malaysia. KarlTzy masih menjadi pemimpin dengan pembaruan pendapatan sekitar US$445.607 atau Rp7,97 miliar.
Sekys, Sanford, OHEB, dan Jaypee menempati posisi berikutnya dalam pembaruan lima besar Juli 2026. Namun, ranking tersebut belum final karena MSC 2026 masih berlangsung ketika data dikumpulkan.
Angka ini hanya menghitung hadiah turnamen. Nilai kekayaan sebenarnya bisa lebih besar apabila gaji, sponsor, streaming, kontrak komersial, dan bisnis pribadi ikut dimasukkan. Baca berita gaming terkini di Beli Diamond.